PEJUANG KONSERVASI MELAWAN ANCAMAN KEPUNAHAN

Bagaimana Nasib Satwa Indonesia Saat Ini?

Kesejahteraan satwa dilindungi di Indonesia masih berada pada titik kegamangan yang berkepanjangan. Bayang-bayang akan ancaman kepunahan masih jelas terlihat dari tingginya aktifitas perdagangan, perburuan dan pemeliharaan satwaliar secara illegal yang terus-menerus meningkat setiap waktu ditengah upaya penyelamatan dan konservasi yang dilakukan secara gencar oleh pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat. Sejauh ini belum ditemukan formula yang tepat guna untuk menghentikan aktivitas yang jelas melanggar hukum. Disaat yang sama, data mengenai jumlah populasi dan tingkat kerusakan satwa pun masih belum memadai. Ketiadaan data yang valid diduga menjadi faktor lain tingginya penurunan populasi dan penanganan yang berinovasi dari tahun ke tahun tidak kunjung memunculkan perubahan yang berarti.

Padahal, negara telah mengesahkan aturan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi dan ekosistem serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Nyatanya meski sudah jelas peraturan yang ada, tetapi tetap saja perdangan, perburuan dan pemeliharaan satwaliar secara illegal tumbuh subur di negeri ini. Kita semua mengetahui bahwa Indonesia merupakan negara terkaya yang memiliki keanekaragaman hayati dengan luasan hutan tropisnya. Indonesia yang dahulunya disebut sebagai negeri zamrud khatulistiwa, perlahan-lahan kian memudar berbanding lurus dengan deforestasi hutan yang sempat tidak terkendali.

 

Apa yang dapat dilakukan untuk Hutan dan Satwa Indonesia?

Pelestarian hutan dan satwaliar tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, namun seluruh masyarakat Indonesia pun harus berpartisipasi. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu satwaliar Indonesia dalam berjuang melawan kepunahan seperti melakukan aksi nyata. Sebagai konservasionis yang kritis, jangan selalu berpikir bahwa aksi konservasi alam selalu membutuhkan dana besar atau terlihat mewah. Tindakan atau aksi kecil pun jauh lebih baik daripada angan yang tidak pernah diwujudkan. Aksi nyata yang dapat kita lakukan berupa :

  1. Meningkatkan pengetahuan konservasi
  2. Tidak terlibat dalam kejahatan satwa
  3. Melapor kepada polisi atau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) jika menemukan praktek kejahatan satwa
  4. Melakukan kampanye konservasi kepada sesama
  5. Ikut serta dalam donasi untuk kelestarian satwa

 

Jadi Tunggu Apa Lagi? Yuk Lakukan Saat Ini Juga!